Prodi HTN Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri Perkuat Jejaring Akademik Melalui APHUTARI 2026
Pekalongan, 25 September 2026 — Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Asosiasi Program Studi Hukum Tata Negara Indonesia (APHUTARI) yang diselenggarakan di UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 23–25 September 2026. Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh Program Studi HTN dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Keikutsertaan Prodi HTN Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Ketua Prodi HTN, Dr. Hj. Siti Nurhayati, dan Sekretaris Prodi, Dr. H. Abdulloh Munir, Lc., M.H.I. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai Prodi HTN di tingkat nasional.
Rangkaian kegiatan APHUTARI berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, agenda diisi dengan Musyawarah Nasional (Munas) APHUTARI. Dalam forum tersebut, M. Wildan Humaidi, M.H. terpilih sebagai Ketua APHUTARI yang baru, menggantikan Prof. Dr. H. Saifullah, M.Hum.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan konferensi dan seminar internasional bertema “Reconstructing Indonesia's Legal Politic: Law Enforcement and Sustainable Environmental Democracy.” Forum tersebut menjadi ruang akademik untuk membahas berbagai isu aktual mengenai politik hukum, penegakan hukum, serta demokrasi lingkungan yang berkelanjutan.
Sementara itu, hari ketiga diisi dengan guest lecture bagi mahasiswa Prodi HTN semester 3 UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan materi Hukum Adat. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran sekaligus pertukaran wawasan akademik antarperguruan tinggi.
Melalui keikutsertaan dalam APHUTARI 2026, Prodi HTN Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri terus berkomitmen memperluas jejaring akademik, memperkuat kerja sama kelembagaan, serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan Hukum Tata Negara di Indonesia.


