Dekan Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri Kupas Transformasi Keluarga Sakinah di Forum Kanwil Kemenag Jatim
Kediri – Dekan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Dr. Zayad Abd. Rahman, M.H.I., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, Pengelolaan KUA, dan Pembinaan Keluarga Sakinah yang diselenggarakan oleh Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada 26 Oktober 2026 bertempat di Bukit Daun Hotel & Resort. Kehadiran Dr. Zayad Abd. Rahman dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi perguruan tinggi Islam dalam memperkuat pemahaman dan praktik pembinaan keluarga sakinah di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Zayad Abd. Rahman menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Menuju Keluarga Sakinah: Dari Usia Sekolah, Kesiapan Nikah, hingga Rumah Tangga Ideal: Panduan Komprehensif Bimbingan Remaja dan Keluarga di Era Multikultural.” Materi ini menekankan bahwa pembentukan keluarga sakinah bukanlah proses yang dimulai ketika seseorang melangsungkan pernikahan, melainkan sebuah perjalanan panjang yang perlu dipersiapkan sejak usia sekolah. Pendidikan karakter, pemahaman nilai-nilai keagamaan, kematangan emosional, serta pengetahuan tentang relasi keluarga menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kesiapan menikah harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya dari aspek usia dan kemampuan ekonomi, tetapi juga mencakup kesiapan mental, spiritual, sosial, emosional, serta pemahaman terhadap hak dan kewajiban suami istri. Dalam konteks ini, bimbingan perkawinan dan pembinaan keluarga memiliki peran strategis untuk membekali calon pengantin agar mampu membangun komunikasi yang sehat, menyelesaikan konflik secara bijaksana, serta menjalankan kehidupan rumah tangga berdasarkan prinsip kesalingan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap pasangan.
Dr. Zayad juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan pembinaan keluarga yang adaptif terhadap realitas masyarakat multikultural. Keberagaman latar belakang sosial, budaya, pendidikan, dan pola kehidupan masyarakat menuntut adanya model bimbingan remaja dan keluarga yang inklusif, dialogis, serta relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, keluarga sakinah perlu dibangun melalui perpaduan nilai-nilai Islam yang kokoh dengan sikap toleran, saling menghargai, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sosial. Dengan demikian, keluarga tidak hanya menjadi tempat tumbuhnya ketenteraman, tetapi juga menjadi ruang pendidikan nilai-nilai kemanusiaan dan moderasi beragama.
Keikutsertaan Dekan Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri sebagai narasumber dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Fakultas Syariah untuk terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dan penguatan kehidupan keluarga Muslim. Sinergi antara perguruan tinggi Islam dan Kementerian Agama diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan keagamaan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan, serta mendorong terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir penguatan strategi pembinaan keluarga yang berkelanjutan, mulai dari pendidikan remaja, persiapan perkawinan, hingga pendampingan kehidupan rumah tangga.



