Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri Hadiri ICOSHEL 2nd, Perkuat Kolaborasi dan Pengembangan Riset Hukum Ekonomi Syariah
Semarang, 9 September 2026 — Fakultas Syariah Universitas
Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri turut berpartisipasi dalam International Conference on Sharia Economic Law
(ICOSHEL) 2nd yang diselenggarakan pada 8–10 September 2026 di
Hotel Pandanaran, Semarang.
Kegiatan internasional tersebut mengangkat tema “Islamic Law in a Changing Global Landscape:
Adaptation, Integration, and Justice.” ICOSHEL 2nd menjadi
forum akademik yang mempertemukan para akademisi dan pengelola Program Studi
Hukum Ekonomi Syariah dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat jejaring
kelembagaan, pengembangan keilmuan, penelitian, serta kolaborasi dalam bidang
hukum ekonomi syariah.
Delegasi Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri dalam kegiatan tersebut
terdiri atas Dr. Zayad Abd. Rahman,
M.HI., selaku Dekan Fakultas Syariah; Amrul Mutaqin, M.E.I., selaku Ketua
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah; serta Faridatul Fitriyah, M.Sy., selaku Sekretaris Program
Studi Hukum Ekonomi Syariah. Kehadiran ketiganya menjadi bagian dari komitmen
Fakultas Syariah untuk terus memperluas jejaring akademik dan membangun
kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian
kepada masyarakat di bidang hukum ekonomi syariah.
Perkuat Roadmap Penelitian dan PkM Prodi HES
Pada hari pertama, Selasa (8/9/2026), delegasi Fakultas Syariah UIN Syekh
Wasil Kediri mendapatkan sambutan hangat dari jajaran pimpinan Perkumpulan Program Studi dan Dosen Hukum Ekonomi
Syariah Indonesia (POSDHESI). Pertemuan tersebut menjadi
momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi akademik antara Fakultas Syariah UIN
Syekh Wasil Kediri dengan organisasi yang menaungi Program Studi dan dosen
Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Workshop
Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) POSDHESI.
Dalam forum tersebut dibahas berbagai arah pengembangan penelitian dan PkM
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, termasuk pentingnya membangun agenda riset
yang lebih terarah, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan persoalan
hukum ekonomi syariah kontemporer.
Bagi Prodi Hukum Ekonomi Syariah UIN Syekh Wasil Kediri, forum tersebut
menjadi ruang strategis untuk memetakan dan mengembangkan agenda penelitian
serta PkM yang tidak hanya berorientasi pada penguatan keilmuan, tetapi juga
memiliki relevansi terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri
ekonomi syariah.
Rangkaian kegiatan hari pertama tersebut menjadi pijakan awal sebelum
memasuki agenda utama ICOSHEL 2nd pada hari berikutnya. Sesi malam memang
secara khusus diarahkan pada pemaparan
dan diskusi penyusunan roadmap penelitian dan PkM POSDHESI.
Penandatanganan MoU dan Presentasi Paper
Memasuki hari kedua, Rabu (9/9/2026), rangkaian kegiatan ICOSHEL 2nd diawali
dengan Opening Ceremony
yang dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara POSDHESI dengan pimpinan
Fakultas Syariah dan Hukum, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, serta
pengelola jurnal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Agenda tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat
jejaring dan kerja sama antarlembaga, khususnya dalam pengembangan pendidikan,
penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, dan berbagai
kegiatan akademik di bidang Hukum Ekonomi Syariah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Seminar Internasional bertema “Sharia
Economic Law, Global Halal Industry, and Environmental Sustainability: Toward
Substantive Halal Compliance for a Green Economy.” Seminar menghadirkan
sejumlah narasumber, termasuk Khalid
Dadda dari Maroko, Assoc. Prof. Dr. Hj. Betania Kartika Muflih, BA, MA dari
Malaysia serta akademisi dan pejabat terkait bidang kesehatan
masyarakat veteriner.
Sekprodi HES Presentasikan Riset tentang Perkembangan Halalan Tayyiban
Selain mengikuti rangkaian seminar dan agenda kelembagaan, Faridatul Fitriyah, M.Sy., Sekretaris Program Studi
Hukum Ekonomi Syariah UIN Syekh Wasil Kediri, turut mengambil
bagian dalam sesi presentasi dan
review artikel ICOSHEL 2nd.
Dalam forum tersebut, Faridatul Fitriyah mempresentasikan paper yang
membahas perkembangan konsep halalan
ṭayyiban. Kajian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan
perspektif hukum Islam yang lebih substantif dalam merespons perkembangan
konsumsi dan industri halal kontemporer.
Presentasi ini sekaligus menunjukkan kontribusi akademik Fakultas Syariah
UIN Syekh Wasil Kediri dalam forum ilmiah internasional, khususnya melalui
pengembangan kajian hukum ekonomi syariah yang mengintegrasikan aspek normatif
keislaman dengan persoalan aktual dalam kehidupan masyarakat.
Perkuat Jejaring Akademik dan Internasionalisasi Fakultas
Keikutsertaan Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri dalam ICOSHEL 2nd
diharapkan tidak berhenti pada partisipasi dalam kegiatan konferensi, tetapi
dapat ditindaklanjuti melalui penguatan
kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah,
pengembangan kurikulum, serta peningkatan jejaring akademik Program Studi Hukum
Ekonomi Syariah.
Kehadiran pimpinan fakultas dan pengelola Prodi HES dalam forum tersebut
juga menjadi bagian dari langkah Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri untuk
terus memperkuat tradisi akademik, meningkatkan produktivitas riset, serta
memperluas kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan demikian, partisipasi dalam ICOSHEL 2nd menjadi momentum penting bagi
Fakultas Syariah UIN Syekh Wasil Kediri untuk memperkuat kelembagaan, memperluas jejaring kolaborasi, dan
menghadirkan kajian hukum ekonomi syariah yang adaptif terhadap perubahan
global sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai syariah.


